Berita SMPN 1 BANGIL
Cek berita terbaru dari SMPN 1 BANGIL.
SMPN 1 BANGIL
Bangil, 3 Oktober 2026 — SMP Negeri 1 Bangil menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik bagi para pengurus majalah sekolah CITRA SUBHA sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis, kemampuan jurnalistik, serta kreativitas murid dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mengembangkan budaya literasi sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengasah potensi di bidang jurnalistik dan kepenulisan.
Diklat jurnalistik ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Afnani Alifian, Ibu Karti Tuhu Utami, dan Ibu Wegig Panji P. Ketiganya memberikan materi yang saling melengkapi, mulai dari teknik penulisan berita dan feature, keterampilan wawancara, proses penyuntingan naskah, hingga penulisan karya sastra berupa puisi, cerpen, dan pantun.
Melalui kegiatan ini, para pengurus majalah CITRA SUBHA diharapkan tidak hanya memahami teori dasar jurnalistik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses produksi majalah sekolah. Para peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta melatih kepekaan dalam mengamati berbagai peristiwa dan fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Membekali Murid dengan Keterampilan Dasar Jurnalistik
Materi pertama disampaikan oleh Bapak Afnani Alifian dengan topik Penulisan Berita dan Feature serta Teknik Wawancara. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar penulisan berita yang informatif, faktual, dan sistematis. Penulisan berita menuntut ketepatan dalam menyampaikan informasi, penggunaan bahasa yang jelas, serta kemampuan menyusun fakta agar mudah dipahami oleh pembaca.
Selain penulisan berita, peserta juga diperkenalkan dengan penulisan feature yang memberikan ruang lebih luas untuk mengangkat sisi humanis, kisah inspiratif, dan berbagai peristiwa menarik melalui penyajian yang lebih mendalam. Materi ini penting agar para pengurus majalah mampu menghasilkan tulisan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan cerita yang menarik dan memberikan kesan bagi pembaca.
Pembahasan mengenai teknik wawancara turut menjadi bagian penting dalam sesi tersebut. Wawancara merupakan salah satu keterampilan utama dalam jurnalistik karena menjadi sarana untuk memperoleh informasi langsung dari narasumber. Melalui materi ini, peserta diharapkan mampu menyusun pertanyaan yang relevan, berkomunikasi dengan baik, menggali informasi secara mendalam, serta mencatat dan mengolah hasil wawancara menjadi bahan tulisan yang akurat dan menarik.
Dengan penguasaan materi tersebut, para pengurus CITRA SUBHA diharapkan dapat lebih percaya diri dalam meliput kegiatan sekolah, melakukan wawancara dengan guru maupun murid, serta menyajikan informasi yang bermanfaat bagi warga sekolah.
Mengasah Ketelitian melalui Materi Penyuntingan
Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Karti Tuhu Utami dengan topik Penyuntingan. Dalam dunia penerbitan, penyuntingan merupakan tahapan penting untuk memastikan setiap naskah memiliki kualitas yang baik sebelum dipublikasikan. Sebuah tulisan tidak hanya dituntut menarik dari segi isi, tetapi juga harus memenuhi kaidah kebahasaan, memiliki alur yang runtut, serta menyampaikan pesan secara jelas dan tepat.
Melalui materi ini, peserta diperkenalkan pada pentingnya memeriksa kembali naskah, mulai dari ketepatan ejaan, tanda baca, pilihan kata, struktur kalimat, hingga kesesuaian isi tulisan dengan tujuan penulisannya. Penyuntingan juga membantu memastikan bahwa informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman dan tetap sesuai dengan prinsip penulisan yang baik.
Kemampuan menyunting menjadi bekal penting bagi pengurus majalah sekolah karena proses penerbitan melibatkan berbagai tahapan dan kerja sama. Setiap naskah yang masuk perlu ditelaah agar dapat disajikan secara lebih rapi, komunikatif, dan layak dibaca. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu membangun kebiasaan untuk tidak terburu-buru memublikasikan tulisan, melainkan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara cermat sebelum naskah diterbitkan.
Materi ini sekaligus menanamkan pemahaman bahwa kualitas tulisan tidak hanya ditentukan oleh ide yang menarik, tetapi juga oleh ketelitian dalam mengolah bahasa dan menyampaikan informasi kepada pembaca.
Menumbuhkan Kreativitas melalui Penulisan Karya Sastra
Sesi selanjutnya menghadirkan Ibu Wegig Panji P dengan topik Penulisan Puisi, Cerpen, dan Pantun. Materi ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih jauh dunia kepenulisan kreatif serta mengembangkan imajinasi melalui karya sastra.
Dalam penulisan puisi, peserta diajak memahami bagaimana perasaan, pengalaman, gagasan, dan pengamatan dapat dituangkan melalui pilihan kata yang bermakna. Puisi menjadi media untuk mengekspresikan pikiran dan emosi dengan bahasa yang padat, indah, serta memiliki kekuatan pesan.
Sementara itu, penulisan cerpen memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan ide menjadi sebuah cerita dengan tokoh, latar, alur, konflik, dan penyelesaian yang menarik. Melalui cerpen, murid dapat belajar membangun cerita berdasarkan pengalaman sehari-hari, pengamatan terhadap lingkungan, maupun hasil imajinasi yang dikembangkan secara kreatif.
Adapun materi pantun memperkenalkan peserta pada salah satu bentuk karya sastra tradisional Indonesia yang memiliki ciri khas sampiran dan isi serta pola persajakan tertentu. Selain melatih kreativitas dalam memilih kata, penulisan pantun juga menjadi sarana untuk mengenal dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Pembekalan karya sastra ini diharapkan mampu memperkaya rubrik majalah CITRA SUBHA dengan tulisan-tulisan kreatif yang mencerminkan gagasan, pengalaman, dan sudut pandang murid. Dengan demikian, majalah sekolah tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi wadah apresiasi karya sastra dan ekspresi kreativitas generasi muda.
CITRA SUBHA sebagai Wadah Berkarya dan Mengembangkan Budaya Literasi
Penyelenggaraan Diklat Jurnalistik ini memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan keterampilan literasi murid. Melalui kegiatan jurnalistik, murid belajar mengumpulkan informasi, memilah fakta, menyusun gagasan, mengembangkan kemampuan berbahasa, serta menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Proses tersebut juga melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kedisiplinan.
Keberadaan majalah sekolah CITRA SUBHA menjadi sarana bagi murid untuk menuangkan ide, memublikasikan karya, mendokumentasikan berbagai kegiatan sekolah, serta menyampaikan informasi kepada warga sekolah. Oleh karena itu, pengurus majalah perlu dibekali keterampilan yang memadai agar mampu menghasilkan konten yang informatif, edukatif, inspiratif, dan menarik bagi pembaca.
Melalui materi yang diberikan oleh ketiga narasumber, para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam setiap tahapan penerbitan majalah, mulai dari pencarian ide, peliputan, wawancara, penulisan naskah, penyuntingan, hingga penyajian karya kepada pembaca. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya jurnalistik sekaligus memperkuat eksistensi CITRA SUBHA sebagai media literasi dan kreativitas murid SMPN 1 Bangil.
Kegiatan Diklat Jurnalistik ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi muda yang gemar membaca, terampil menulis, berani menyampaikan gagasan, serta memiliki tanggung jawab dalam menyebarkan informasi. Dengan kemampuan jurnalistik yang baik, murid dapat belajar menjadi penyampai informasi yang kritis, santun, objektif, dan menjunjung tinggi kebenaran.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Bangil terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi dan kreativitas. Diharapkan para pengurus majalah CITRA SUBHA semakin termotivasi untuk menghasilkan karya-karya terbaik yang tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat dan inspirasi bagi para pembacanya.
Diklat Jurnalistik bukan sekadar belajar menulis, melainkan juga belajar mengamati, berpikir kritis, menyampaikan kebenaran, dan mengabadikan cerita melalui karya. Bersama CITRA SUBHA, tumbuhkan literasi, kembangkan kreativitas, dan kobarkan semangat berkarya!
Share:
Berita Populer